Ekonomi Sare Lumpuh Paska Tol, Mantan Pejabat Pertanian Aceh Desak Solusi

Daerah2 Dilihat

aksarakata.id, Banda Aceh – Ekonomi masyarakat Sare, Kecamatan Lembah Seulawah, Aceh Besar, dilaporkan lumpuh total paska beroperasinya jalan Tol Banda Aceh – Sigli.

Mantan Kepala Balai Benih Pangan,   Hortikultura dan Perkebunan Aceh, Mahdi Milsa, mengatakan dampak tol sangat dirasakan pedagang dan petani di kawasan jalur lama Banda Aceh – Medan tersebut.

“Paska tol, ekonomi Sare lumpuh total. Para pedagang lari tunggang langgang cari lokasi baru untuk berdagang, bahkan kebun rakyat beralih fungsi menjadi semak belukar,” kata Mahdi Milsa, Senin (2/11/2026).

Menurutnya, sebelum tol beroperasi, Sare dikenal sebagai kawasan transit dan sentra ekonomi rakyat, mulai dari warung makan, penjual buah, hingga hasil kebun.

Namun setelah arus kendaraan beralih ke tol, kawasan tersebut sepi pembeli.
Mahdi menilai pemerintah perlu segera turun tangan agar Sare tidak menjadi kawasan mati.

Kawasan Rest Area Berbasis UMKM

Pemerintah Aceh dan Aceh Besar diminta mendorong pengelola tol membuka akses dan rest area khusus yang melibatkan pedagang Sare untuk menjual produk lokal seperti buah-buahan, madu, dan kuliner khas.

Revitalisasi Agrowisata dan Kebun Rakyat

Lahan kebun yang kini jadi semak belukar harus direvitalisasi menjadi kawasan agrowisata, kebun buah unggul, dan sentra benih yang didukung Balai Pertanian.

Promosi Jalur Lama sebagai Jalur Wisata

Jalur Sare – Seulawah harus dipromosikan sebagai jalur wisata alam alternatif dengan perbaikan jalan, penerangan, dan spot wisata.

Bantuan Modal dan Relokasi Terarah
Pemerintah perlu memberi bantuan modal usaha dan memfasilitasi relokasi pedagang ke titik strategis yang masih dilalui kendaraan non-tol.

“Jangan biarkan masyarakat Sare menjadi korban pembangunan. Tol penting untuk konektivitas, tapi ekonomi rakyat di jalur lama juga harus diselamatkan,” tegas Mahdi.(Mak/*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *