Harga Gabah Kopi Arabika di Gayo Lues Bergerak Naik, Segini Harga Jual

Daerah31 Dilihat

Aksarakata.id, Blangkejeren – Petani kopi jenis Arabika di Kabupaten Gayo Lues kembali senang mendengar harga gabah kopi yang terus bergerak naik. Kenaikan harga gabah kopi Gayo ini terjadi hampir setiap minggu—setidaknya dalam sebulan terakhir.

Salah seorang petani kopi Arabika di Blankejeren, Sabtu, 29 Agustus 2026, mengatakan harga gabah kopi tertinggi hari ini mencapai Rp67 ribu per bambu dibeli agen penampung.

“Dua minggu yang lalu harga gabah kopi Gayo super masih Rp62 ribu per bambu. Seminggu yang lalu naik menjadi Rp65 ribu per bambu. Hari ini sudah naik lagi menjadi Rp67 ribu per bambu dibeli agen penampunh keliling,” katanya.

Harga gabah kopi Arabika di Kabupaten Gayo Lues, kata Jasvira, tidak sama. Kualitas gabah kopi petani yang menentukan berapa harga yang bisa dibeli agen penampung.

“Gabah kopi super itu bersih, tidak ada kosong, dan bijinya juga besar-besar, jadi para toke juga sering membedakan harga gabah dari masing-masing petani,” ujarnya.

Agen penampung, kata Jasvira, juga tidak sama harga pembeliannya dari petani. Masing-masing agen memiliki harga tersendiri. “Jarang yang sama harga pembeliannya antar-agen penampung”.

“Saat ini agen penampung gabah kopi keliling semakin banyak. Jadi, kita sebagai petani harus menanyakan dulu ke beberapa agen penampung sebelum memutuskan untuk dijual kemana, supaya tidak salah langkah,” katanya.(Mak/*)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *