Mahasiswa KKN Unimal Dorong UMKM Cut Meureubo Go Digital

Daerah, Pendidikan19 Dilihat

Aksarakata.id, Lhokseumawe – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kelompok 31 Universitas Malikussaleh (Unimal) mendorong pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).

Pelaksana di Gampong Cut Meureubo, Kecamatan Muara Dua, Kota Lhokseumawe, untuk beradaptasi dengan perkembangan ekonomi digital melalui pemanfaatan QRIS.

Upaya tersebut diwujudkan melalui kegiatan “Pemberdayaan UMKM melalui Digitalisasi Usaha Berbasis QRIS” yang dilaksanakan pada 7–8 Agustus dan dilanjutkan 26–27 Agustus 2026.

Kegiatan diisi dengan edukasi serta pendampingan langsung kepada para pelaku UMKM agar mampu menerapkan sistem pembayaran digital dalam aktivitas usaha sehari-hari.

Dalam kegiatan tersebut, mahasiswa KKN Kelompok 31 memperkenalkan QRIS sebagai metode pembayaran non-tunai yang praktis, aman, dan efisien.

Pelaku usaha juga mendapatkan pemahaman mengenai cara memanfaatkan pembayaran digital untuk memberikan pilihan transaksi yang lebih mudah kepada konsumen.

Mahasiswa KKN Kelompok 31 menilai perkembangan teknologi telah mengubah kebiasaan masyarakat dalam bertransaksi.

Kondisi tersebut membuat pelaku UMKM perlu meningkatkan kemampuan beradaptasi agar usaha mereka tetap relevan dengan kebutuhan dan kebiasaan konsumen.

Penggunaan QRIS dinilai memberikan manfaat bagi kedua pihak. Konsumen dapat melakukan pembayaran tanpa harus membawa uang tunai.

Sementara pelaku UMKM memperoleh kemudahan dalam menerima transaksi dari pelanggan.

Melalui kegiatan tersebut, mahasiswa KKN Kelompok 31 berharap digitalisasi menjadi langkah awal bagi UMKM Gampong Cut Meureubo untuk berkembang menuju usaha yang lebih modern dan adaptif terhadap perubahan teknologi.

Selain pembayaran digital, mahasiswa juga mendorong agar transformasi digital UMKM dapat terus dikembangkan pada aspek lain, seperti pemasaran melalui media digital, promosi produk, hingga pengelolaan usaha.

Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk kontribusi mahasiswa KKN Unimal dalam memberdayakan masyarakat sekaligus membuka wawasan pelaku UMKM agar semakin siap menghadapi peluang dan tantangan ekonomi digital.(Mak/*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *