aksarakata.id, Jakarta – Spanyol menjadi saksi perayaan massal yang luar biasa dalam pawai yang berlanjut hingga Plaza de Cibeles segera setelah tim tersebut mendarat di ibu kota Madrid.
Setelah berhasil meraih gelar juara dunia untuk kedua kalinya, menyusul kemenangan atas Argentina dengan skor 1-0 pada Minggu malam.
Itu adalah hari yang tak terlupakan di ibu kota Spanyol, di mana jalanan dipenuhi oleh para pendukung yang antusias.
Hari Senin (20/7/2026) itu juga diwarnai oleh momen-momen menarik dan pemandangan yang memicu rasa ingin tahu, termasuk sebuah spanduk yang dilemparkan langsung ke arah Lamine Yamal ke bagian atas bus La Roja, menurut laporan surat kabar Marca.
Di spanduk tersebut terpampang foto adik laki-lakinya, Ken, yang fotonya telah beredar luas beberapa kali selama Piala Dunia berkat selebrasinya dari tribun penonton.
Sedangkan di sisi lain spanduk tersebut, yang membuat banyak pemain tertawa, tertulis: “Malam Tahun Ketujuh. Paredes vs. Gavi.”
Hal ini merujuk langsung pada acara yang diselenggarakan oleh influencer Spanyol, Ibai Yanos, di mana sejumlah tokoh terkenal dari berbagai bidang akan saling berhadapan dalam pertandingan tinju.
Lamine Yamal telah melihat pesan tersebut dan menjawab, “Sampai jumpa di sana.”
Marca menulis: “Dalam konteks ini, yang dimaksud adalah Javi dan Leandro Paredes, salah satu pemain Argentina yang melakukan kesalahan terbanyak selama pertandingan final, yang oleh para penggemar Spanyol dijuluki sebagai salah satu pemain paling kasar.”
Dan selama keributan di mana Paredes memukul Eric García, Gavi turun tangan untuk membela rekan setimnya, sehingga pemain Argentina itu juga menyerangnya, setelah peluit akhir dibunyikan.(Alfarizi)












