Walikota Zulkifli Adam Langsung Daftarkan Sabang Calon Tuan Rumah PORA XVI/2030

News, Olahraga31 Dilihat

aksarakata.id, Banda Aceh – Kota Sabang resmi menyatakan keseriusannya untuk menjadi tuan rumah Pekan Olahraga Aceh (PORA) XVI 2030. Kepastian itu ditandai dengan penyerahan langsung berkas pendaftaran oleh Wali Kota Sabang, H. Zulkifli H. Adam, Jumat, (6/11/2026).

Berkas pendaftaran tersebut diterima Ketua Tim Penjaringan dan Penyaringan (TPP) Calon Tuan Rumah PORA KONI Aceh, Muslim HS, di Kantor KONI Aceh, Banda Aceh.

Zulkifli datang tidak sendiri. Ia didampingi Sekretaris Daerah, Rinaldi Syahputra, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga, Abdullah, Tim Humas Pemerintah Kota Sabang, Ketua KONI Darmansyah, beserta jajaran pengurus. Rombongan pencalonan yang dipimpinnya berjumlah sekitar 30 orang.

Rombongan itu disambut Ketua TPP Muslim HS, Ketua Harian KONI Aceh Kennedi Husein, Wakil Ketua Umum II Drs. Bachtiar Hasan, serta sejumlah pengurus KONI Aceh.

Kehadiran langsung orang nomor satu di Pulau Weh tersebut menjadi penegasan bahwa Sabang tidak sekadar berminat, melainkan benar-benar siap mengemban amanah sebagai penyelenggara pesta olahraga empat tahunan terbesar di Aceh itu.

Belum Pernah Jadi Tuan Rumah

Dalam kesempatan tersebut, Zulkifli menyampaikan keinginan kuat masyarakat Sabang untuk menjadi tuan rumah PORA. Selama ini, Sabang belum pernah dipercaya menggelar ajang tersebut.

“Kita sangat ingin dan siap, karena belum pernah menjadi tuan rumah PORA,” ujar Zulkifli.

Ia pun memohon dukungan dari seluruh pihak agar PORA XVI dapat digelar di Sabang. Menurutnya, PORA bukan hanya soal prestasi olahraga, tetapi juga menjadi momentum untuk mempromosikan pariwisata Sabang kepada masyarakat Aceh, bahkan nasional.

Sabang, kata Zulkifli, memiliki beragam objek wisata unggulan, terutama wisata bahari dan pantai yang menarik, seperti snorkeling, hingga atraksi lumba-lumba yang menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan.

Siap Sarana dan Pengalaman

Zulkifli menegaskan, Sabang sangat siap dari sisi sarana dan fasilitas penyelenggaraan pertandingan. Kota itu memiliki danau untuk perlombaan dayung, serta laut teluk yang tenang tanpa gelombang besar sehingga sangat ideal untuk olahraga air seperti layar, renang, dan selam. Semua kebutuhan tersebut telah tersedia di Sabang.

Kesiapan itu semakin diperkuat dengan pengalaman Sabang sebagai salah satu lokasi pertandingan sejumlah cabang olahraga pada PON XXII/2024 Aceh-Sumatera Utara.

KONI Aceh Menyambut Positif

Ketua Harian KONI Aceh yang mewakili Ketua Umum, Kennedi Husein, menyambut baik langkah Sabang yang resmi mendaftar. Ia menyebut, KONI Aceh mendukung secara netral seluruh daerah yang berminat menjadi tuan rumah.

“Kita mendukung bersifat netral, kita bisa buat kejuaraan nasional, untuk mempromosikan wisata Sabang,” ujar Kennedi.

Ia menyebutkan, peminat menjadi bakal calon tuan rumah PORA XVI cukup ramai. Aceh Utara menjadi daerah pertama yang mendaftar, disusul Sabang, sementara Aceh Barat Daya (Abdya) dan Aceh Tengah direncanakan akan mendaftar.

Nantinya, tuan rumah PORA akan dipilih dan ditetapkan dalam Rapat Kerja KONI Aceh. Hak suara dimiliki oleh 65 Pengurus Provinsi cabang olahraga dan 23 KONI kabupaten/kota.

Menuju Verifikasi Faktual

Ketua TPP Calon Tuan Rumah PORA KONI Aceh, Muslim HS, mengatakan pihaknya berharap Sabang dapat menjadi calon yang dominan dalam pemilihan. Namun, sebelum itu, seluruh pendaftar harus melewati tahapan verifikasi administratif dan faktual di lapangan.

“Setelah secara administratif dinyatakan lengkap dan masa pendaftaran ditutup, TPP KONI Aceh akan turun ke lapangan untuk verifikasi faktual, seperti melihat kondisi ketersediaan venue, akomodasi, serta layanan dasar lainnya di Sabang,” ujar Muslim.

Apabila hasil verifikasi faktual menyatakan semua aspek layak, status daerah tersebut akan ditingkatkan menjadi calon tuan rumah.

“Penentuan tuan rumah akan dilakukan melalui Rapat Kerja Daerah (Rakerda) KONI Aceh awal tahun 2027, yang pesertanya terdiri atas KONI kabupaten/kota serta unsur Pengurus Provinsi cabang olahraga di bawah binaan KONI Aceh,” katanya.

Muslim menjelaskan, pendaftaran bakal calon tuan rumah PORA 2030 telah dibuka sejak 10 Agustus 2026 dan akan ditutup pada 10 November 2026 mendatang.

Sejak masa pendaftaran dibuka, Aceh Utara menjadi daerah pertama yang mendaftarkan diri. Secara administratif, berkas usulan Aceh Utara telah dinyatakan lengkap oleh TPP KONI Aceh. Dua daerah lagi yang akan mendaftar adalah Abdya dan Aceh Tengah. (Mak/*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *