Bandara Cut Nyak Dhien Kembali Layani Penerbangan Komersil Rute Medan–Nagan Raya

Daerah14 Dilihat

aksarakata.id, Nagan Raya – Bandara Cut Nyak Dhien Nagan Raya, Provinsi Aceh, kembali membuka pelayanan penerbangan komersil yang menghubungkan Bandara Kualanamu, Medan, Sumatera Utara, dengan Bandara Cut Nyak Dhien Nagan Raya dan sebaliknya.

Penerbangan tersebut dilayani oleh maskapai Susi Air dengan jadwal empat kali dalam sepekan, yakni setiap Senin, Rabu, Jumat, dan Sabtu.

Pesawat yang digunakan memiliki kapasitas sebanyak 12 kursi penumpang.

Kepala Bandara Cut Nyak Dhien Nagan Raya, Fanani Zuhri, pada rri.co.id, Selasa (3/11/2026) mengatakan, untuk saat ini penerbangan komersil tersebut baru melayani satu rute.

Medan–Nagan Raya pulang-pergi (PP) dan adapun harga tiket dari Bandara Cut Nyak Dhien Nagan Raya menuju Bandara Kualanamu Medan ditetapkan sebesar Rp1.808.000 per penumpang dan untuk harga tiket dari Bandara Kualanamu menuju Nagan Raya sebesar Rp 1.906.000.

“keberadaan Bandara Cut Nyak Dhien sangat dibutuhkan oleh masyarakat di kawasan pesisir barat-selatan Aceh, khususnya Kabupaten Nagan Raya, Aceh Barat, Aceh Barat Daya (Abdya), hingga Aceh Jaya”, tuturnya

Fanani Zuhri menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Nagan Raya yang telah berupaya menghidupkan kembali konektivitas transportasi udara.

Sehingga masyarakat dapat kembali memanfaatkan layanan penerbangan untuk menunjang mobilitas perjalanan dan selain itu penerbangan komersil tersebut mulai kembali beroperasi pada tanggal 2 November 2026.

Setelah sebelumnya Bandara Cut Nyak Dhien mengalami kevakuman penerbangan selama lebih dari tiga bulan.

Kembali beroperasinya penerbangan tersebut tidak terlepas dari upaya Pemerintah Kabupaten Nagan Raya yang melakukan komunikasi dan lobi dengan Direktur Susi Air, Susi Pudjiastuti, guna mengaktifkan kembali pelayanan transportasi udara di wilayah tersebut.

Sehingga dengan kembali dibukanya penerbangan perintis ini, diharapkan konektivitas antarbdaerah semakin baik, sekaligus memberikan kemudahan bagi masyarakat dalam melakukan perjalanan menuju Medan maupun sebaliknya.

“Dengan beroperasinya kembali Bandara Cut Nyak Dhien diharapkan dapat mendukung aktivitas ekonomi, pelayanan pemerintahan, sektor kesehatan, serta memperkuat akses transportasi masyarakat di wilayah barat-selatan Aceh”, tuturnya.(Mak/*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *